You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Artikel

MENGULIK SEJARAH DESA MENGEN

Berita Desa

17 Juli 2023

Administrator

299 Kali Dibaca

Dokumentasi pribadi: Wawancara dengan Sekretaris Desa Mengen

 

Desa Mengen merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso bagian selatan. Desa Mengen berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember. Dalam cerita, Desa Mengen disebutkan berasal dari kata “meneng” yang artinya diam. Konon katanya, pada zaman dahulu terjadi peperangan antara Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit, sehingga salah seorang prajurit yang kalah dari Kerajaan Singasari melarikan diri dan kemudian bertemu dengan salah seorang penduduk asli desa tersebut. Salah seorang penduduk asli tersebut yang merupakan orang Madura mengatakan kepada orang Singasari itu untuk “nengeneng” yang dalam bahasa Madura artinya “diam”. Akan tetapi, kata “nengeneng” dipahami menjadi kata “meneng” oleh orang Jawa, yang artinya juga diam. Hingga akhirnya, kata “meneng” mengalami perubahan kata menjadi “mengen”. Seiring berjalannya waktu, oleh masyarakat dijadikan sebagai nama salah satu desa di Kabupaten Bondowoso, yaitu Desa Mengen.

Desa Mengen dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Madura. Hal tersebut sejalan dengan perpindahan masyarakat dari pulau Madura ke pulau lainnya. Berdasarkan artikel yang berjudul “Migrasi Orang-Orang Madura ke Jawa Timur tahun 1870-1930” dalam jurnal Ilmu Sejarah dari Universitas Negeri Yogyakarta yang ditulis oleh Andreas Kresnan Hadi, dikatakan bahwa salah satu penyebab perpindahan orang-orang Madura ke Jawa Timur karena diresmikannya Undang-Undang Agraria tahun 1870 yang memberikan keuntungan banyak untuk pihak swasta sehingga perkebunan mulai dibuka secara besar-besaran di Jawa Timur. Perkebunan-perkebunan yang telah dibuka tersebut membutuhkan banyak tenaga kerja yang banyak, sehingga orang-orang Madura melihat hal itu sebagai peluang mereka untuk bermigrasi ke Jawa Timur untuk menjadi buruh tetap maupun musiman (Bloom Field, 1930)

Source 

Wawancara : Narasumber Saiful Bahri (Sekretaris Desa Mengen)

Artikel : Hadi, AK. 2016. Migrasi Orang-Orang Madura Ke Jawa Timur Tahun 1870-1930. Yogyakarta; FIS UNY

 

Author : 

Ida Ayu Saraswati

Sepdiana Warda Nur Rohmah

Tinggalkan Komentar

CAPTCHA Image