You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Artikel

  • Beranda Berita DesaBANTUAN PUPUK PHC BAGI PARA PETANI DI DESA MENGEN KECAMATAN TAMANAN KABUPATEN BONDOWOSO

BANTUAN PUPUK PHC BAGI PARA PETANI DI DESA MENGEN KECAMATAN TAMANAN KABUPATEN BONDOWOSO

Berita Desa

25 Juli 2023

Administrator

243 Kali Dibaca

Dokumentasi kegiatan penyuluhan bantuan pupuk PHC di Desa Mengen

Selasa, 18 Juli 2023 sekitar pukul 14.26 WIB, penyuluhan mengenai bantuan pupuk PHC bagi para petani di Desa Mengen, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso dilakukan di rumah Kepala Dusun Mengen Utara, yaitu Pak Luhwi. Kegiatan hari itu menghadirkan Pak Didit Susilo selaku penyuluh pertanian khusus Desa Mengen dan Karangmelok, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso. Ada beberapa poin yang disampaikan oleh Pak Didit Susilo terkait dengan bantuan pupuk PHC.
Dikatakan oleh Pak Didit Susilo bahwa kemungkinan tahun 2024, teknis penyaluran subsidi akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama setelah ada wacana bahwa pupuk subsidi akan dihapus mulai tahun 2024. Pupuk-pupuk yang ada di kios hanyalah pupuk non subsidi. Subsidi untuk pertanian memang masih ada, tetapi mekanisme akan berbeda. Jika sekarang (tahun 2023) dan tahun-tahun sebelumnya pupuk subsidi yang diberikan adalah bentuk barang jadi dari pupuk itu sendiri, maka tahun 2024, bantuan berupa uang tunai yang subsidinya dilakukan melalui kartu tani atau kartu lainnya. Uang-uang bantuan tersebut akan otomatis dibelikan pupuk subsidi, tidak diberikan dalam bentuk uang tunai utuh. Pak Didit Susilo juga menekankan bahwa hal yang paling penting untuk para petani di Desa Mengen adalah harus sudah terdata semua untuk dapat bantuan pupuk subsidi.
Poin kedua yang disampaikan oleh Pak Didit adalah masalah hamparan sawah di Desa Mengen yang belum selesai. Pak Didit menyampaikan bahwa beliau berkeinginan untuk memangkas kelompok tani yang tadinya berjumlah 16 kelompok, dipangkas menjadi 10-12 kelompok saja apabila nantinya akan diadakan revitalisasi. Di Desa Mengen, luas sawahnya sebesar 1.777 hektar, dan masih ada beberapa petani yang tidak mendapatkan ukuran hamparan sawah yang sama. Menurut Pak Didit Susilo, 16 kelompok tani tersebut terlalu banyak sehingga harus dipangkas untuk memaksimalkan pembagian hamparan sawah. Kelompok tani yang nantinya akan dipangkas dimasukkan ke kelompok pengurus dari kelompok tani yang sifatnya adalah kelompok tetap, supaya dapat membantu kelompok-kelompok tani yang tidak terpangkas. Harapannya, bulan Agustus 2023, semua kelompok tani sudah memahami hamparan sawah masing-masing dan menjadi tanggungjawab bagi ketua kelompok tani perihal hamparan sawah mereka dan supaya penyaluran bantuan pupuk tepat sasaran.
Poin ketiga yang disampaikan oleh Pak Didit Susilo adalah bahwa sebenarnya bantuan pupuk PHC sudah dilakukan dua bulan yang lalu di tahun 2023, namun baru di-acc sekarang (bulan Juli 2023). Pupuk PHC tersebut mengandung 7 kandungan mikroba yang dapat bermanfaat bagi tanah. Setiap kelompok tani mendapatkan 14 botol pupuk PHC. Untuk tanah yang ditanami padi, pupuk PHC dapat disemprotkan pada tanah sebelum menanam dan setelah pengolahan lahan. Pupuk PHC tersebut dapat juga disemprotkan pada tanaman, namun lebih baik jika disemprotkan pada tanah. Dosis penggunaan pupuk PHC tersebut adalah satu tangki ukuran 16 liter dapat menggunakan minimal satu gelas (220 ml), namun lebih banyak pupuknya maka hasilnya lebih bagus. Dan 2 botol pupuk PHC dapat digunakan untuk 1 lahan 1 hektar.

Penulis: Ida Ayu Saraswati
Editor: Sepdiana Warda Nur Rohmah

Tinggalkan Komentar

CAPTCHA Image